| No | ID Trafo | Lokasi | Skor | Aksi |
|---|
| ID Penyulang | Nama Penyulang | Jumlah Trafo | Panjang Jaringan (kms) | Kapasitas Terpasang | Beban Puncak (%) | Status Operasional | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| F-KOTA | Penyulang Kota | 54 unit | 42.6 kms | 8,500 kVA | 76.4% | Normal | |
| F-TERIAK | Penyulang Teriak | 41 unit | 58.2 kms | 6,200 kVA | 84.1% | Warning | |
| F-SAMALANTAN | Penyulang Samalantan | 36 unit | 49.8 kms | 5,400 kVA | 68.9% | Normal | |
| F-SANGGAU_LEDO | Penyulang Sanggau Ledo | 32 unit | 64.3 kms | 4,800 kVA | 72.3% | Waspada | |
| F-JAGOI_BABANG | Penyulang Jagoi Babang | 23 unit | 78.5 kms | 3,600 kVA | 61.2% | Normal |
| Peringkat | Aset Trafo | Penyulang | Beban (%) | Suhu (Β°C) | Skor Kondisi | Tingkat Risiko | Prioritas | Aksi Lokasi |
|---|
| ID Trafo | Nama Trafo | Penyulang | Kapasitas | Loading (%) | Unbalance (%) | Suhu (Β°C) | Power Factor | Gangguan/Trip | Skor Minyak | Condition Index | Status Risiko | Ket (Pola Kegagalan ML) | Aksi |
|---|
Pipeline validasi otomatis memeriksa 8 parameter utama sebelum data dimasukkan ke PostgreSQL + PostGIS:
Mendukung format Microsoft Excel (.xlsx, .xls) dan CSV (.csv). Data yang diunggah akan langsung mengkalkulasi ulang seluruh KPI, 8 grafik analitik, dan tabel di Beranda.
Modul Tinjauan Konflik & Simulasi Keputusan Human-in-the-Loop (Dataset 425 Baris)
<UNCONFIGURED>
Nama: β
| Nama File & ID | Waktu Ubah & Ukuran | SHA-256 | Klasifikasi | Validasi (ULP Bengkayang) | Status Persetujuan | Aksi ADMIN |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Belum ada data pemeriksaan file. Klik "π Scan Folder" untuk memeriksa Google Drive. | ||||||
| Kode Trafo | File Sumber & Baris | Hasil Pencocokan | Perubahan Kolom | Status Approval | Aksi ADMIN |
|---|---|---|---|---|---|
| Belum ada kandidat rekonsiliasi. Klik "π Scan Folder" untuk memindai Google Drive. | |||||
| ID Aset | Nama Gardu / Lokasi | Parameter Berselisih | Baseline Operasional (DB) | Kandidat Sumber (CSV) | Urgensi | Status Keputusan | Aksi |
|---|
DERIVED).
Nilai dipertahankan tanpa pemotongan artifisial.
QUARANTINE_ANOMALY.
Tidak tersedia,
dilarang diubah menjadi beban nol (0.0).
Seluruh 425 baris dataset CSV memiliki nilai Cos Ο seragam sebesar 0.85. Nilai ini berasal dari asumsi perencanaan jaringan PLN, bukan hasil bacaan alat ukur CosPhi meter di gardu.
ASSUMPTION.Data arus tiap fasa R, S, T tidak tercatat di berkas sumber. Nilai persentase unbalance dihitung dari heuristik *screening* bertingkat berbasis loading (<30%=5%, 30-60%=8%, 60-80%=12%, 80-100%=15%, ≥100%=20%).
ESTIMATED.NO GARDU = HAPUS. Ditandai
PENDING_VERIFICATION (tidak dihapus otomatis tanpa bukti fisik pembongkaran).
Pengelolaan data inventaris dan pemetaan tiang jaringan distribusi PLN ULP Bengkayang. Jalur direct import staging khusus ADMIN tanpa antrean approval.
| No Tiang | Nama / Lokasi | Penyulang | Koordinat (Lat, Lng) | Tipe / Tinggi | Kondisi Status | Sumber File | Waktu Import | Parameter | Aksi |
|---|
Pencatatan hasil inspeksi lapangan, kondisi fisik tiang, dan riwayat pemeliharaan berkala PLN ULP Bengkayang. Data inspeksi langsung terintegrasi dengan pemetaan spasial GIS.
| Pilih | Tanggal | Kode / Nama Aset | Penyulang | Koordinat (Lat, Lng) | Status Inspeksi | Pengaitan Aset | Petugas | Keterangan | Aksi |
|---|
Platform inventarisasi vegetasi ROW terpadu PLN ULP Bengkayang: klasifikasi aturan deterministik, lintasan risiko spasial geodesik tiang, penambangan pola urutan (Sequence Mining), evaluasi pohon keputusan (Decision Trees), serta tata kelola verifikasi petugas teknis.
Metrik Total Pohon Terdaftar merefleksikan jumlah pohon fisik unik berdasarkan kode_pohon stabil.
Satu pohon fisik dapat memiliki beberapa riwayat rekaman inspeksi lapangan pada waktu berbeda (Total Data Inspeksi).
Semua perhitungan statistik bersumber dari database bdis_staging aktual tanpa data sintetis.
Memerlukan minimal 5 pohon fisik unik dengan riwayat inspeksi minimal 2 periode observasi (multi-epoch) untuk mengekstrak pola transisi kondisi.
Memerlukan minimal 30 sampel dengan pembagian GroupShuffleSplit berdasarkan kode pohon. Wajib melampaui baseline mayoritas dan Recall KRITIS ≥ 70%.
Memerlukan pengukuran tinggi pohon berulang pada pohon stabil. Menghitung laju m/tahun dan membedakan pemangkasan terdokumentasi dari penurunan tak terjelaskan.